Ekormurai.com – Murai Batu Bahorok merupakan salah satu burung yang terkenal di Indonesia dan menjadi incaran para pecinta burung kicau. Namun, masih banyak fakta menarik tentang Murai Batu Bahorok yang belum diketahui oleh banyak orang. Sepuluh fakta menarik ini akan membuka wawasan dan memperkaya pengetahuan Anda tentang burung yang memiliki suara merdu ini. Dari keunikan habitatnya hingga kemampuan beradaptasinya yang luar biasa, semuanya akan terungkap di sini. Mari kita simak bersama-sama 10 fakta menarik tentang Murai Batu Bahorok yang jarang diketahui.

Murai Batu

10 Fakta Menarik tentang Murai Batu Bahorok yang Jarang Diketahui

1. Asal Usul

Murai Batu Bahorok berasal dari Sumatera Utara, Indonesia. Nama Bahorok berasal dari nama sebuah sungai yang terletak di daerah tersebut.

2. Suara Khas

Murai Batu Bahorok memiliki suara yang sangat khas dan unik. Suara burung ini sering digunakan sebagai masteran atau pancingan untuk burung kicau lain.

3. Harga yang Tinggi

Harga Murai Batu Bahorok bisa mencapai jutaan rupiah di pasaran. Hal ini disebabkan oleh keindahan serta kualitas suaranya yang memang sangat bagus.

4. Makanan Favorit

Murai Batu Bahorok sangat menyukai serangga dan buah-buahan. Mereka juga gemar memakan nektar dari bunga-bunga.

5. Warna yang Beragam

Murai Batu Bahorok memiliki banyak varian warna, mulai dari hitam, putih, kuning, hingga cokelat. Warna bulu burung ini juga bisa berubah tergantung pada usia dan kondisinya.

6. Kebiasaan Bersih-Bersih

Murai Batu Bahorok memiliki kebiasaan yang sangat unik, yaitu rajin membersihkan bulunya. Mereka sering menggores-gores tubuhnya dengan paruh untuk membersihkan bulu-bulu yang kotor.

7. Bisa Dipelihara di Rumah

Meskipun Murai Batu Bahorok adalah burung liar, namun banyak orang yang memeliharanya di rumah sebagai hobi. Burung ini bisa dilatih untuk berkicau dan menjadi juara dalam lomba burung kicau.

8. Habitat Asli

Habitat asli Murai Batu Bahorok adalah hutan tropis Sumatera Utara. Namun, karena banyaknya pembukaan lahan hutan, populasi burung ini semakin menurun.

9. Masa Bertelur

Murai Batu Bahorok biasanya bertelur sebanyak 2-3 butir dalam sekali masa bertelur. Masa bertelur ini terjadi sekitar bulan Mei hingga September.

10. Populasi yang Terancam

Populasi Murai Batu Bahorok semakin menurun akibat perburuan liar dan pengambilan habitat alaminya. Oleh karena itu, perlindungan terhadap spesies burung ini sangat diperlukan.

Dari 10 fakta menarik tentang Murai Batu Bahorok yang jarang diketahui, dapat disimpulkan bahwa burung ini memiliki keunikan tersendiri yang patut diapresiasi. Dari segi penampilan, Murai Batu Bahorok memiliki bulu yang cantik dan warna yang menarik. Selain itu, ia juga memiliki suara yang merdu dan bisa menirukan suara burung lain. Tak hanya itu, Murai Batu Bahorok juga memiliki kemampuan memanfaatkan lingkungan sekitarnya dengan baik. Keberadaannya di alam liar harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah. Oleh karena itu, mari kita jaga keberadaan Murai Batu Bahorok dan hewan-hewan lainnya agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.